HIDAYAH ITU MILIK ALLOH SEMATA #2

Lihat dan perhatikanlah beberapa kalimat yang diungkapkan oleh Nabi 'Isa 'alaihis salam ketika masih di buaian :

Sesungguhnya aku hamba Alloh, Dia memberiku kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) sholat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup, dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. (QS. Maryam : 30-32)

Perhatikan kata-kata yang digaris bawah.

Juga perhatikanlah firman Alloh :
Dan telah Kami jadikan ('Isa) putra Maryam beserta ibunya sebagai suatu bukti yang nyata (bagi kebesaran Kami)... (QS. Al Mu`minun : 50)

Siapakah yang memberikan kitab Injil kepadanya ?
Siapakah yang telah menjadikannya seorang Nabi ?
Siapakah yang menjadikannya penuh keberkahan dimana saja dia berada ?
Dan siapakah yang tidak menjadikannya orang yang sombong ?

Dia adalah Alloh Subhanahu wa ta'ala.

Seorang hamba tidak ada hak campur tangan dalam perkara dirinya sedikitpun. Karena itulah kita ridho kepada Alloh sebagai Robb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Rosul.

***************************

Inilah seorang anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, Alloh telah menyesatkannya dengan perkataan anak tersebut kepada kedua orangtuanya, dia berkata kepada keduanya :

....... Ah. Apakah kamu berdua memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan (dari kubur), padahal beberapa umat sebelumku telah berlalu ? Lalu kedua orang tua itu memohon pertolongan kepada Alloh (seraya berkata) : "Celaka kamu, berimanlah ! Sungguh, janji Alloh itu benar". Lalu dia (anak itu) berkata : "Ini adalah dongengan orang-orang dahulu." Mereka itu orang-orang yang telah pasti terkena ketetapan (adzab) bersama umat-umat dahulu sebelum mereka, dari (golongan) jin dan manusia. Sungguh, mereka adalah orang-orang yang rugi. (QS. Al Ahqof : 17-18)

Siapakah yang membuat anak tersebut celaka ?
Siapakah yang telah menyesatkannya ?

Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati. Tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu. Wahai Dzat yang mengatur hati. Jadikanlah hati kami berada dalam ketaatan kepada-Mu. Ya Alloh, perbaikilah keturunan kami, dan karuniakanlah kepada kami istri-istri, juga keturunan yang menyejukkan hati kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.

Jelas tanpa ada tambahan.




Yang menulis : Denny Setiawan
Tanggal : 02 Shofar 1444 H / 30 Agustus 2022 M
Sumber : Fiqih Tarbiyyah al Abna` wa Thoifatun min Nashoihi al Athibba`, karya Syaikh Mustofa Al Adawi. Penerbit : Dar ibnu Rojab.
Edisi terjemah Indonesia, berjudul Anakku! Sudah tepatkah pendidikannya. Penerbit Tim Pustaka Ibnu Katsir halaman 11 - 12