NASEHAT UNTUK PENDIDIK

Pendidik di sini bisa guru, orang tua, atau siapapun dari diri kita. Karena pendidikan tidak hanya bermakna sekolah atau mondok tapi jelas lebih dari itu. (tambahan)

Ingatlah........

1. Tujuan dari pendidikanmu terhadap anakmu adalah untuk memperoleh ridho Alloh, surga-Nya, keselamatan dari api neraka, dan mendapatkan pahala.

2. Sebab-sebab keberhasilan atau kegagalan dikarenakan oleh hal-hal sebagai berikut :
=> Faktor pendidik
Seperti : ketidakkonsistenannya dalam mengajar ataupun tidak memberikan suri teladan yang baik dan sebagainya.
=> Faktor anak
Seperti : tidak adanya persiapan untuk belajar dan standart IQ yang lemah.
=> Faktor metodologi
Seperti : faktor sulitnya materi pelajaran, durasi yang panjang, ataupun metodologi yang tidak sesuai diterapkan di usia tertentu.
=> Faktor eksternal
Seperti : bepergian yang terlalu lama atau sering bepergian, atau sakit dan sebagainya.

3. Pendidikanmu terhadap anakmu merupakan faktor yang akan menaikkan derajatmu, dan kelanjutan dari amal perbuatanmu setelah kematian sebagaimana sabda Rosul Shollallohu 'alaihi wa sallam "dan anak sholeh yang mendoakan orang tuanya", lihatlah bagaimana kamu menjadikan mereka sholeh.

4. Seorang anak berakhlak baik ketika orang tua juga baik, seorang anak akan bertakwa ketika orang tua juga bertakwa, mereka akan diberi rizki sesuai dengan usaha keras orang tua - Insya Alloh - sebagaimana firman Alloh "dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang sholeh ... " [QS. Al Kahfi : 82].

5. Anak-anakmu adalah calon para dai di masa mendatang, mereka adalah penyebar agama, perhatikan kondisi mereka sebagaimana kamu memperhatikan dirham dan dinar bahkan harus lebih. Ketahuilah bahwa anakmu akan mempunyai suatu tanggung jawab di masa mendatang - Insya Alloh - sebagaimana sabda Nabi Shollallohu 'alaihi wa sallam "setiap dari kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya" maka, perbaikilah pendidikannya.

6. Pendidikan rendah bagi mereka merupakan penghalang masuk surga.
"Tidak ada seorang hambapun yang diberikan wewenang Alloh mengatur rakyat kemudian ia mati dalam keadaan menipu daya rakyatnya kecuali Alloh akan mengharomkan surga baginya." [HR. Al Bukhori dan Muslim]. Dan tidaklah ia melakukan tipu daya, keburukan atau kemaksiatan lainnya kecuali karena rendahnya pendidikannya. (tambahan)

7. Pendidikan untuk orang yang merdeka tidak sama dengan pendidikan bagi hamba, maka perhatikan bagaimana cara mendidik orang merdeka. Dan perhatikan pula materi pendidikan. Dalam hal ini hendaknya kita memperhatikan siapa yang kita ajar atau yang belajar sama kita. (tambahan)

8. Jadikanlah tanda-tanda keberhasilanmu yang hakiki adalah keberhasilanmu dalam mendidik anak dan mengajarnya, apabila tidak demikian maka kamu benar-benar dalam bahaya besar.

9. Dalam pendidikan, lihatlah perumpamaan yang lebih tinggi dan berikanlah jalan bagi anak-anakmu untuk memperolehnya. Perhatian seperti ini lebih layak kamu berikan dalam rangka pendidikan mereka. Dengan kata lain tanyalh kepada dirimu sendiri, kamu menginginkan anak-anakmu menjadi apa ? Seperti siapa kamu menginginkan mereka berperan ?

Kami hanya bisa menasehatkan - wahai saudaraku para pendidik -, kamu telah mengetahui semua, maka konsistenlah.

Konsistenlah terhadap tujuan pendidikan anak.
Konsistenlah dengan metode yang benar.
Konsistenlah dengan tata cara hidup yang terbaik.
Konsistenlah dengan interaksi yang sesuai dengan kondisi mereka.
Konsistenlah melakukan sesuatu dengan kepala dingin.
Konsistenlah dengan pendidikan yang benar.

Dan untuk yang demikian itu, hendaknya manusia berlomba-lomba [QS. Al Muthoffifin : 26]

Dan peliharalah dirimu dari (adzab yang terjadi pada) pada hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Alloh. Kemudian masing-masing diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang dikerjakan, sedang sedikitpun mereka tidak dianiaya. [QS. Al Baqoroh : 281]


Diambil dari : 
Minhaj ath Thifl al Muslim fi Dhouil Kitab was Sunnah. Abu Amr Ahmad Sulaiman. Edisi terjemah Indonesia Metode Pendidikan Anak Muslim Penerbit Darul Haq.

Baca juga : Tahukah Anda ?